
Membangun Benteng Digital: Mengenal “Guardian Dome”, Keamanan Cerdas untuk Ekosistem Digital UNUGIRI
February 5, 2026BOJONEGORO Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bekerja sama dengan Direktorat Akademik Kemahasiswaan Keagamaan (DAKK) tengah mempercepat pengembangan fitur terbaru pada Sistem Informasi Manajemen (SIM) universitas. Inovasi ini difokuskan pada digitalisasi penuh alur tugas akhir mahasiswa, mulai dari pengajuan hingga proses sidang.
Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kecepatan pelayanan akademik di lingkungan universitas. Dengan adanya modul baru ini, mahasiswa tidak lagi perlu melakukan prosedur administratif secara manual yang memakan waktu.
Digitalisasi Alur Tugas Akhir Pengembangan fitur ini mencakup transformasi digital pada beberapa tahapan krusial, antara lain:
- Pengajuan Tugas Akhir: Mahasiswa dapat mengajukan judul skripsi atau jurnal ilmiah secara daring.
- Sistem Bimbingan (Logbook): Memfasilitasi catatan bimbingan antara dosen pembimbing dan mahasiswa secara real-time dan terdokumentasi dengan baik.
- Manajemen Seminar & Sidang: Integrasi pendaftaran Seminar Proposal, verifikasi syarat sidang, hingga penjadwalan Sidang Tugas Akhir dalam satu pintu.
Sinergi Antar Lini Kepala Pusdatin menyatakan bahwa tim teknis saat ini fokus pada integrasi data agar validasi syarat akademik—seperti perolehan SKS dan IPK minimal—dapat dilakukan secara otomatis oleh sistem saat mahasiswa melakukan pengajuan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahap yang dilalui mahasiswa terdokumentasi secara digital dengan aman. Selain memudahkan mahasiswa, fitur ini juga membantu dosen pembimbing dan program studi dalam memantau masa studi mahasiswa secara lebih akurat,” ujarnya.
Di sisi lain, Direktorat Akademik (DAKK) memastikan bahwa pengembangan ini tetap selaras dengan regulasi akademik yang berlaku. Digitalisasi ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan meminimalisir risiko kehilangan dokumen fisik.
Komitmen Kualitas Data Selain pengembangan fitur, pihak Pusdatin juga melakukan pemeliharaan rutin pada infrastruktur server bare metal untuk menjamin uptime sistem dan integritas data selama masa transisi ini.
Saat ini, proses pengembangan telah memasuki tahap integrasi modul inti dan direncanakan akan segera melalui tahap uji coba (User Acceptance Test) sebelum diimplementasikan secara penuh bagi seluruh sivitas akademika pada periode mendatang.
Dengan kehadiran fitur baru ini, universitas optimis dapat memberikan layanan pendidikan berbasis teknologi yang lebih modern, efektif, dan akuntabel.



